Register Login

Vihara Boen Hay Bio

Sabtu, 26 Januari 2013 7:31


Berhati.com- Vihara Boen Hay Bio yang terleta di Jalan. Pasar Lama Serpong, RT 014/05, Desa Cillenggang, Serpong, Tangerang Selatan ini merupakan vihara tertua diserpong.Usia Vihara Boen Hay Bio bisa dikatakan lebih dari 300 tahun.


Dituturkan salah satu Pengurus Vihara Boen Hay Bio, klenteng ini bertuan rumah Kongco Kwan Kong (Kwan Sen Tee Kun) atau SatyaDharma Bodhisattva (Dewa Pelindung Ajaran) bagi umat Budha. Boen Hay Bio yang dibangun tahun 1694 ini melambangkan laut atau samudera. Bila dirunut lebih jauh, klenteng ini merupakan salah satu dari vihara tiga serangkai tertua di Tangerang.


Klenteng Boen Tek Bio di Pasar Lama kota Tangerang yang didirikan pada tahun 1684 adalah yang tertua. Tuan rumahnya adalah Dewi Kwan Im yang melambangkan kebajikan. Boen Tek Bio sendiri berarti kebajikan setinggi gunung dan sedalam lautan. Arti ini tentu tak lengkap tanpa merujuk pada klenteng lainnya, yakni vihara Boen San Bio (melambangkan gunung) yang dibangun tahun 1689 di kawasan Pasar Baru. Jadi, pembangunan ketiga klenteng ini masing-masing berselisih lima tahun.


Vihara Boen Hay Bio berulang tahun setiap tanggal 24 bulan keenam (Lak Gwee) dalam sistem kalender China. Tahun ini jatuh tanggal 4 Agustus 2010 menurut penanggalan masehi. Hari jadi sebuah vihara sendiri didasarkan pada tuan rumah masing-masing tuan rumah klenteng. Pada hari ulang tahun vihara, ribuan jemaat biasanya memadati klenteng untuk berdo’a dan meminta keberkahan.


Boen Hay Bio juga mempunyai arti kuil samudera tanpa batas. Di klenteng ini terdapat 11 altar pemujaan. Selain altar Tuhan, terdapat 10 altar puja bagi para dewa/i, yaitu Kwan Im Pho Sat, Hok Tek Ceng Sin, Kong Tek Cun Ong, Lao Tze, Erl Lang Sen, Ciu Thian Sian Ni, Thay Swee Ya, Altar Dewa-Dewi, Tho Ti Kong, dan Sakyamuni.


Sebagai bangunan tua, Boen Hay Bio merupakan cagar budaya yang perlu dilestarikan. Vihara ini telah mengalami pemugaran sebanyak tiga kali, terakhir pada 2001 lalu. Saat ini, kondisi vihara seluas 2.000 m2 terawat dengan baik. Hal ini tak lepas dari peran pengurus vihara dan umatnya. Biaya operasional dan perawatan klenteng dapat tercukupi oleh dana sumbangan sukarela para jemaat.


Di samping itu, klenteng ini juga kerap melakukan bakti sosial dengan membagikan sembako gratis atau mengadakan pengobatan gratis bagi masyarakat kurang mampu. Disamping sebagai tempat ibadah, vihara ini juga digunakan sebagai pusat pendidikan keagamaan dan bahasa mandarin. Pendidikan ini terbuka bagi umum dan tak dipungut biaya. Jadi, murni kegiatan sosial dari vihara (aris/tim berhati)





Kegiatan Lainnya

Berhati.com


Berhati.com


Vihara Saddhapala (Theravada) Jl. Pakis Raya, Bojong Indah


Vihara Teng Seng Bio, Cikarang


Vihara Hian Tan Kong Jalan pasar lama, Cileungsi.



Komentar (8)
jono chin ven
terus tanamkan kebaikan.

adja yadi
semoga kegiatan ini bisa semakin lebih baik lagi

adja yadi
semoga kegiatan ini bisa semakin lebih baik lagi

ferry sutirta
ini salah satu vihara yang ane suka ^^v

Suhaery Atmadja
berhati dan menggunakannya.........

bila bilaaaa
semangat berhatiii

Kecee Gothik
masjid mushola .gereja ..g pp .yang penting hati kita ikhlas aza melakukan semua...uyyyeeeeeeeee

Linda Wati
Semua tempat ibadah bila kita memperhatikannya tentu akan membawa berkah.

Untuk mengomentari berita ini Anda harus login terlebih dahulu. klik di sini untuk login komentar.

Kegiatan Selanjutnya

  1. Berhati.com ~

  2. Berhati.com ~

  3. Berhati.com ~

  4. Berhati.com ~

  5. Berhati.com ~

spiritining Minggu, 23/11/2014
spirit in the morning


© 2012 berhati.com. All Rights Reserved. Madia Partner By